Di Balik Kegelisahan Jokowi Masih Ada Pembenci Ikut Serta

 


Di kondisi pandemi virus seperti saat ini, Tentu semua negara di dunia mengalami hal yang sama dan itu bukan lah di indonesia, Melainkan seluruh dunia mengalami nya. Seperti yang sudah kita ketahui, Indonesia negara tercinta kita inj sedang melakukan pengetatan kewaspadaan terhadap kesehatan negara kita serta masyarakat nya dan ini adalah tugas bagi mereka yang menerima gaji dari negara.

Presiden jokowi melakukan berbagai hal dan sepak terjang demi melindungi masyarakat indonesia, Seperti lockdown, PPKM, Peningkatan peralatan kesehatan khusus virus, Bansos, BLT hingga VAKSIN Massal. Ini semua di lakukn demi kesehatan kita semua, Demi menjaga kita agar terjauh dari penyakit virus yang sangat cepat menyebar di seluruh tubuh kita. Sambil berfikir keras demi melindungi kesehatan masyarakat indonesia tentu nya presiden juga memiliki tugas lain sebagai presiden Mau itu di dalam negeri maupun di luar negeri.

Akan tetapi, Dari semua jerih payah beliau bekerja sepenuh hati untuk negara indonesia, masih saja ada mahluk-mahluk yang merasa diri nya paling benar, merasa semua apa yang di lakukan presiden itu semua salah, Hingga ada beberapa kasus belakangan ini yang termasuk dalam penghinaan kepala negara indonesia, Seperti tulisan di bagian dinding Pom bensin mini yang bertuliskan JOKOWI PKI dan ada beberapa tulisan lain yang berwadah tembok dan sebagainya.

Penghinaan-penghinaan ini juga banyak tersebar di media sosial seperti Twitter, Instagram dan Facebook. Mereka semua mengklaim bahwasanya Presiden jokowi tidak bekerja dengan benar, Hanya tau berhutang ke luar negeri dan menjalan kan proyek pribadi beratasnamakan negara.

Klaim-klaim yang mereka lontar kan dengan cara berfikir mereka justru membuat saya merasa sedih dan mungkin sangat menyedihkan. Karena, Mereka hanya pandai menilai di satu bagian saja dan mereka berfikir seharus nya apa yang mereka ingin kan atau apa yang merek fikir kan itu lah yang harus di lakukan dan di kerjakan oleh kepala negara. 

Ya, Saya merasa ini butuh sebuah ifusan pendidikan SD, SMP DAN SMA lagi, Why?

Karena Sejak presiden jokowi terpilih pada saat itu juga beliau mengumum kan PEMERATAAN agar tidak ada lagi yang di anak tirikan di negeri ini. Semua pembangunan di lakukan juga bukan hanya di satu pulau saja melain kan menyeluruh, Muli dari Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi Dan yang paling prioritas nya PAPUA.

Belum sampai disitu, Beliau juga mengepakkan sayap ke bagian asset negara, Seperti Freeport, Mahakam dab lain nya, Beliau ambil dari tangan amerika sebagian besar sahan freeport, Beliau ambil keseluruhan saham mahakam dan sebagainya. Harus nya kita bangga, Bahwa negara kita saat ini memiliki saham terbesar dari beberapa perusahaan minyak, Emas, Logam, Nikel di negeri ini.

Harus nya bukan beliau yang mendapat cacian atas freeport melainkan presiden yang menyetujui nya lah yang harus nya menerima klaiman-klaiman yang tidak terpuji dari masyarakat indonesia, Bukan Jokowi. 

Saya sih berfikir bahwasanya di balik mereka itu semua ada 2 mode yang harus di nyalakan, Yaitu :

1. Disuruh dan Digaji

2. Fikiran sendiri yang buntu

Disuruh dan Digaji ini sebenarnya tidak lain untuk meningkatkan penjualan, mungkin untuk kepentingan politik atau mungkin untuk memuaskan dirinya yang tidak paham akan kehidupan.

Misalnya, Si tokoh utama dengan karakter seperti di atas meminta seseorang untuk menghina dan dia akan di gaji sesuai tingkat popularitas berita yang di hasilkan atau dia di gaji untuk menghina agar masyarakat indonesia juga ikut menghina dan bisa juga sih dia di gaji untuk menghina hanya sekedar memuaskan nafsu nya sendiri "Ini sih kedengaran nya seperti orang idiot" Tapi masa ada orang seperti itu.

Fikiran yang buntu akan berita yang tersebar juga sebenar nya bisa menyebab kan sih, Misalnya ada seseorang yang hanya mendapat kan informasi dari seseorang lalu langsung percaya dan  menghakimi tanpa harus mencari sumber kebenaran dari informasi tersebut, Sebenarnya hal ini yang paling banyak saya temukan, Salah satu contoh dalam masalah VAKSIN.

Di daerah desa Danum Paroy atau sering juga di sebut desa kayu mas, Kec. Laham, Kab. Mahakam Ulu, Prov. Samarinda mengalami kemakanan berita hoax dalam masalah vaksin, Mereka mendapat informasi bawasanya vaksin adalah sumber penyakit, Tidak baik untuk kesehatan sehingga mereka juga mengatakan hal demikian sehingga tersebar ke selurih desa dan para tim medis pun tidak dapat berbuat banyak untuj melakukan vaksinasi massal, itu di sebab kan seperti hal yang saya jelas kan di atas, Karena mendapat informasi hanya dari satu sisi saja tanpa harus mencari kebenaran nya. Akan tetapi hal itu juga bukan lah kesalahan mereka seutuh nya, Karena mereka juga tidak bisa mencari alasan dan berita yang benar tentang masalah Vaksin tersebut karena di daerah itu tidak ada jaringan untuk berselancar di google demi mendapat kan berita yang akurat. Tetapi ini contoh di sana dengan keadaan disana juga, Lantas bagaimana dengan kamu yang mendapat kan informasi dengan baik dan akurat tentang perjalnan kinerja jokowi, Apakah kamu belum paham juga?

Apakah fikiran kamu masih buntu dengan ada nya niat pemerataan, Pengambilan sebagian saham freeport dan lain sebagainya.

Harus nya kita bukan berteriak tentang kinerja Jokowi lagi terhadap negara, Akan tetapi kita berteriak kepada pihak-pihak terkait dengan masalah hukum agar para koruptor di hukum mati, Menegakkan hukum yang akurat di negara hukum, ITU YANG HARUS NYA DI TERIAKKAN KEPADA MEREKA SEMUA.

Ini tidak, Kamu berteriak di sosial media tentang para koruptor yang mendapat kan uang korupsi lalu di penjara seperi masuk penjara mendapat kan gaji sesuai perkiraan mu sendiri.

Belajat lah dari negara china, dulu di china adalah negara gudang nya koruptor akan tetapi sejak di berlakukan hukum mati bagi koruptor negata itu meningkat seperti roket. Tegakkan hukum di indonesia setegak-tegak nya.