Berlakukan Hukum Mati Bagi Para Koruptor Di Indonesia

 


Sejak dari dulu awal saya mengerti akan berita yang ada di televisi yang memberikan informasi masalah koruptor hingga saat ini para koruptor tidak ada habis nya, Selalu saja ada generasi-generasi terbaru nya bermunculan di berita tv, Mau itu jumlah nya yang ratusan juta hingga puluhan triliun, Mulai dari pejabat daerah hingga pejabat pusat.

Hal ini sudah sebagai budaya bagi negara kita yang di katakan negara kaya ini, atau mungkin juga jika tidak korupsi tidak bisa menjabat di indonesia, mau menjabat sebagai apa pun itu harus korupsi, Jika tidak maka akan di pecat. Tapi ntah lah, Yang pastinya korupsi bagi saya sebagai beban negara, Mungkin para pembaca juga berfikir hal yang sama.

Saya merasa hukum di indonesia membutuh kan pembaruan yang baik lagi sehingga saya memadukan nya dalam benak saya dengan Slogan Sang Proklamator kita " Jaman ku "

Ini sering saya padukan dengan hukum negara kita ketika saya mendengar dan melihat di berita televisi tentang para koruptor, setiap para koruptor narsis di tv maka saya mengingat slogan sang proklamator tersebut yang berarti jauh sebelum beliau lihat atau apa yang belum beliau lihat sudah di ketahui bahwasanya pemimpi setelah dia akan berhadapat dengan masyarakat nya sendiri sedangkan dia berhadapan dengan para penjajah yang notaben jika di tembak mati di tengah-tengah massa tidak ada hukum ynag menuntut.

Ya, Beliau sudah mengetahui bahwasanya pemimpin selanjut nya membutuh kan visi dan misi yang akurat tentang hukum terhadap jajaran nya serta terhadap masyarakat indonesia. Jika tidak, Negara kita tidak akan mendaptkan kesempatan untuk meraih kesuksesan, Meski pun semua asset negara indonesia kita semua yang menguasai dan mendapatkan hasil nya tanpa campur tangan orang luar, Jika koruptor masih belum mendapat kan jatah nya maka tidak ada guna nya gunung emas  triliunan mdpl.

Negara ini sebaik nya segera berbenah dan memulai kembali dari keseluruhan nya, Mari belajar dari negara china yang terkenal dengan para pejabat nya yang korup.

Saya pernah mendengar sebuah pidato yang cukup membuat buku kuduk saya berdiri dan terkagum-kagum dari negara china, Ia mengatakan "Berikan aku 100 Peti mati dan akan saya serahkan 99 peti kepada mereka yang melakukan korupsi dan sisa nya saya sediakan kepada diri saya sendiri jika saya melakukan korusi" Ini adalah sebuah pidato yang keluar dari lubuk hati yang melihat negaranya sangat mengenas kan karena di sentuh oleh tangan-tangan para koruptor.

Mulai sejak itu korupsi di negara itu turun secara derastis dan jika di temukan pejabat yang korup maka akan di hukum tembak di bagian kepala lalu semua harta nya di ambil negara sebagai asset negara dan istri atau pun keluarga nya harus membayar biaya peluru yang menancap di kepala suami nya yang korup.

Matap kan hukum nya, Andai saja ada pemimpin yang memimpin negara indonesia memiliki ketegasan seperti itu, Pastinya kita tidak lagi ribut dengan masalh hutang negara, Kinerja para pejabat negara tidak lagi lalai, Semua di urus dengn sepenih hati oleh para pejabat serta jajaran nya, Tidak ada lagi berita korupsi atau pun sogok menyogok di berita tv karena takut akan di hukum mati dan akan meninggal kan anak, Istri serta keluarga dengan cara yang mengenaskan.

Pastinya akan menjadi sebuah pertimbangan yang amat sangat panjang bagi seseorang yang ingin korupsi atau menerima sogokan, Karena bukan hanya nyawa taruhannya melainkan nasib orang yang kita tinggal kan pun juga menjadi sebuah pertimbangan. Mungkin meskipun hukuman ini di berlakukan di indonesia bukan berarti korupsi tidak ada, pastinya ada akan tetapi si pelakunya sudah bosan HIDUP.

Okeh.. Merdeka indonesia ku, Merdeka Hatiku, Merdekan jiwaku Dan merdeka lah Imanku.

Jika kamu memiliki cengkunek yang ingin anda sampai kan dan ingin di publis di disini, Silahkan kirim kepada kami melalui email yang sudah kami sediakan di kolom Contact US, kami akan mempublikasi kan nya di disini agar dapat di baca oleh seluruh mata di indonesia dan juga di seluruh dunia bila perlu.