Apakah Hutan Toba Harus Di Tangani Oleh Presiden??

 


Baru-baru ini ada banyak berita di tv, Situs berita dan bahkan di YouTube dan Facebook beredar masalah hutan adat di Toba, Yang di mana saudara kita dari aktivis melakukan jalan kaki dari Toba ke istana negara untuk mengadukan masalah hutan lindung yang di kuasai oleh pihak swasta atau lebih baik nya di sebut sebagai pihak yang tidak bertanggung jawab.

Jadi, Jalan kaki lah orang ini yakan dan di istana ketemu lah sama pak presiden dan di terima dengan baik masuk ke istana untuk mencurah kan semua cengkunek nya yang mengganjal di hati nya ke pak Presiden dan pak presiden pun menyetujui cengkunek itu.

Sebenar nya ada beberapa orang aktivis ini yang dari Toba ke istana negara tapi cuma satu orang yang di persilahkan masuk ke dalam, Ini demi kebaikan dan kesehatan presiden kita yakan, Terlebih lagi situasi sekarang sedang mencekam Gegara ada Colorna ini, Jadi pak presiden pun pasti nya membatasi diri nya untuk menyapa atau pun mempersilah kan mereka masuk semua, Jadi yang di persilahkan masuk itu cuma Bapak Togu saja dan mencurah kan cengkunek nya juga cuma Bapak Togu saja sebagai wakil dari beberapa cengkunek yang ada di luar sana terutama di Toba.

Dari cengkunek itu pun pak Jokowi langsung berfikir "Demi kelangsungan Hidup di masa depan, Maka hutan pun harus di pertahan kan, Jangan sampai jatuh ke tangan orang yang salah" Jadi ACC lah mereka dan pak presiden pun langsung mengaman kan hutan yang ada di Toba yakan. Masalah nya Kenapa Bang Togu serta kawan-kawan harus kali langsung ke istana negara ??
Dimana pemerintah setempat??
Apa gak malu kalau tugas daerah di ambil sama orang nomor 1 di negara ini?

Gilak kali ah, Bisa-bisa nya cuma diam aja sama masalah kek gini.

Padahal udah kita tau yakan, Di setiap provinsi sampai ke daerah nya ada Bupati, Gubernur, polisi hutan,Polri, DPRD, Kepala desa dan bahkan ada satpol PP Wkwkwkwk. Kemana klien semua Woi... Kok diam aja klen?
Dulu janji klen waktu mau di lantik mau menjadi wakil rakyat, Mau memberi keamanan kepada rakyat, Mau jadi yang terbaik buat rakyat, Tapi kok masalah seperti ini harus kali sampe ke istana negara??

Yang klen pikir nya presiden itu robot, Bisa mengurus segala hal dengan mudah dan cepat selagi aliran listrik nya tercolok dengan benar?

Kalo gitu, Gimana bisa membaik negara ini kalo semua masalah harus orang nomor satu yang tanganin, Gunanya klen apa?? Ngegibah aja terus dapat gaji, Gitu?? Rakyat Sumatra Utara udah mempercayai klen sebagai wakil nya dan memberi suara nya sama klen saat pemilihan dulu dengan iming-iming janji yang klen lontar kan waktu kampanye, Masalah kek gini pun harus kali pak presiden yang tanganin, Ngelawak klen pak, Serius, Ngelawak Klen.

Ini ku bilang pak ya, di Indonesia ini memiliki banyak provinsi, Kabupaten, Kecamatan hingga desa dan semua memiliki masalah yang berbeda-beda, Jadi kalo bapak gak sanggup menangani nya Mundur aja pak, Iya, Mundur aja. Kasihan pak Jokowi yang harus menangani ini, Itu, Sana, Sini. Apa guna nya bapak di gaji dan di tanggung sama negara kalo gak ada kinerja yang bapak hasil kan?

Buang-buang duit aja namanya, Mending beli bakso di jalan usu terus di kasih sama kami, Enak lah.

Jadi dari Kengkunek ku ini, Aku mengucap kan Terima kasih sama presiden kami Bapak Joko Widodo yang sudah membantu Sodara kami yang di Toba sana, Maaf kan kami pak karena sudah membuat bapak pusing untuk memikir kan banyak hal, jadi semua yang harus bapak tangani langsung, Belum lagi Covid, Kesehatan, Pendidikan, kekerasan di daerah saudara kami Papua, Bahkan kemiskinan di berbagai daerah pedalaman di Indonesia ini, di tambah lagi masalah hutan kami yang ada di Toba, Pusing kali lah yakan pak. Tapi tenang pak, Kami selalu mendoakan bapak biar tetap sehat dan di berkati oleh Tuhan biar bisa memperbaiki negara Indonesia yang Indah ini.

Horas, Mejuah-juah, Jahobu Bapak Presiden Ir.H.JOKO WIDODO.